Selasa, 23 Agustus 2016

Singkong, Tanaman Prospektif di Indonesia



    Singkong sangat prospektif dikembangkan di Indonesia karena mudah diperbanyak dengan setek, mudah tumbuh di segala jenis tanah dan iklim.  Sangat cocok ditanam secara tumpang sari dengan tanaman kehutanan.  Dapat juga ditanam secara monokultur pada lahan kering.  Umbi singkong merupakan sumber karbohidrat yang baik digunakan sebagai sumber tepung tapioka, modified cassava flour (mocaf), pengganti tepung terigu dan secara tradisional diolah menjadi "tiwul"  pengganti nasi beras.  Pada dasarnya tiwul adalah makanan pokok yang baik karena mengandung karbohidrat tinggi, dan sumber gizi yang lengkap saat dipadukan dengan sayur dan lauk sebagai sumber lemak, protein, vitamin dan mineral.  Daun singkong merupakan sumber protein yang tinggi, cocok untuk sayur, dapat disajikan sebagai buntil dan tempe daun singkong.  Dalam skala luas budidaya singkong dapat dipadukan dengan peternakan sapi atau kambing dengan memanfaatkan daun atau kulit singkong yang diawetkan dengan pengeringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar